Renungan Panjang di Malam Jum’at

15 Mar 2012

Udah lama nih gak Update Blog Coretantinta. Mungkin karena kesibukan ngurusin usaha [lihat www.sandalumut-shop.blogspot.com] en belum lg ngurusin kuliah.

Allah Yang Maha Pemurah Telah memberikan Nikmat yang sangat luar biasa kepada kepada kita. Namun seringkali kita tidak mensyukuri atas nikmat yang telah Allah berikan. Perasaan keluh kesah, rasa putus asa jika kita gagal mencapai target tertentu merupakan ketidak bersyukurnya atas Nikmat Allah yang sangat luar biasa.

Terkadang harta yang sering membuat kita lupa akan syukur.Sahabatku, banyak manusia yang berlomba-lomba dalam hal yang bersifat materi demi kelangsungan hidup yang lebih baik. Selain itu mereka mengharapkan tentang taraf hidupnya yang jauh dari kata miskin. Akan tetapi apakah dengan harta yang berlimpah dalam kehidupan seseorang serta merta membuat hati mereka juga kaya? Tentu tidak, harta yang melimpah belum tentu membuat hati seseorang ikut menjadi kaya. Menurut Imam Ghozali, seorang manusia dapat dikatakan kaya apabila hatinya lah yang kaya. Lantas bagaimana rupa dari hati yang kaya itu? Hati yang kaya adalah hati seorang manusia yang merasa cukup dan bersyukur atas segala nikmat Allah. Dengan demikian, apabila seseorang yang hatinya masih menginginkan sesuatu yang lebih dari nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya maka ia tergolong kepada orang-orang yang miskin.

Seorang yang kaya raya dalam hal materi belum tentu dapat dikatakan kaya apabila hatinya miskin. Seorang yang miskin adalah seseorang yang belum memiliki sesuatu yang diinginkannya. Sebagai contoh apabila seseorang yang telah memiliki harta yang berlimpah, ia memiliki 3 mobil di dalam garasi rumahnya. Akan tetapi hatinya mengatakan bahwa ia masih ingin memiliki mobil keluaran terbaru sebanyak 2 buah lagi dan hal tersebut belum dapat terpenuhi, maka ia tergolong dalam orang miskin dikarenakan hatinya yang tidak kaya. Sebaliknya orang yang tergolong miskin secara materi belum tentu dapat dikatakan miskin apabila ia memiliki hati yang kaya. Apabila ia merasa cukup dan bersyukur atas segala nikmat pemberian Allah kepadanya, maka senantiasa hatinya akan menjadi kaya. Dan itulah kekayaan yang hakiki

Semoga kita tergolong orang-orang yang pandai bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Amiin..


TAGS


-

Author

Follow Me